Minggu, 30 Desember 2018
DETIK DETIK GEMPA DI KABUPATEN LEBONG || INFO TEBRKINI
Info Gempa Dunia
GEMPABUMI TEKTONIK M5,7 MENGGUNCANG KABUPATEN LEBONG, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI DI WILAYAH INDONESIA
Hari Minggu, 30 Desember 2018, pukul 15.39.11 WIB, wilayah Kabupaten Lebong diguncang gempabumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,7 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,79 LS dan 102,21 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 39 km arah utara Kota Tubei, Kabupaten Lebong, Propinsi Bengkulu pada kedalaman 164 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi menengah akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia tepatnya di zona Benioff yaitu zona subduksi lempeng yang memiliki sudut tunjaman yang relatif tajam di bawah lempeng Eurasia. Zona ini dimulai dari lepas pantai di sebelah barat Sumatra hingga terus menukik ke arah timur hingga ke bawah daratan pulau Sumatra. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh penyesaran sesar oblique cenderung turun (oblique normal). Berdasarkan laporan dari masyarakat, guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Kota Bengkulu, Kepahiang, dan Bengkulu Tengah IV MMI, Manna, Mukomuko, Lebong, dan Pesisir Selatan III MMI, Kepulauan Mentawai, Pariaman, Padang II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami
Hingga pukul 16.05 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Jakarta, 30 Desember 2018
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG
RAHMAT TRIYONO, S.T., Dipl. Seis,
Minggu, 23 Desember 2018
Fakta dan kronologis Tsunami di pantai Anyer
Tsunami Pantai Anyer Banten dan Lampung Selatan sampai Minggu (23/12/2018) korban terus bertambah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali merilis infomasi terbaru terkait kejadian yang terjadi di Pantai Carita, Anyer serta di Lampung Selatan.
Rilis yang diterima dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas
BNPB , Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan, dampak dari tsunami yang menerjang pantai di sekitar Selat Sunda , khususnya di Kabupaten Pandenglang, Lampung Selatan dan Serang terus bertambah.
Sutopo mengatakan,tsunami terjadi pada, Sabtu 22 Desember 2018.
sekitar pukul 21:27 WIB.
"Faktor penyebab tsunami masih dilakukan penyelidikan oleh BMKG untuk mengetahui secara pasti. Kemungkinan disebabkan longsor bawah laut akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dan gelombang pasang akibat bulan purnama. Dua kombinasi tersebut menyebabkan tsunami yang terjadi tiba-tiba yang menerjang pantai. BMKG masih berkoordinasi dengan Badan Geologi untuk memastikan faktor penyebabnya," ujar Sutopo Purwo Nugroho dalam rilisnya.
Sementara itu dampak tsunami menyebabkan korban jiwa dan kerusakan.
Data sementara hingga Minggu (23/12/2018) pukul 04.30 WIB, tercatat 20 orang meninggal dunia, 165 luka-luka dan dua roang hilang.
Dalam kejadian tsunami tersebut, puluhan rumah mengalami kerusakan.
"Data korban kemungkinan masih akan terus bertambah mengingat belum semua daerah terdampak di data," katanya.
Dari 20 orang meninggal dunia, 165 orang luka dan dua orang hilang terdapat di tiga wilayah yaitu di Kabupaten Padenglang, Lampung Selatan dan Serang.
Demikian info yang dapat kami sampaikan.
Selasa, 18 Desember 2018
Venomena Jl amblas Surabaya || kronologis dan kejadian
Jl. Gubeng, Surabaya.
Amblas mencapai kedalaman 20meter.
Sehingga jalan terputus tak bisa di kewati kendaraan. Kejadian ini di sekitar depan Elizabeth Bag/dekat BNI Gubeng arah jalan Sumatera. Arus tidak bisa dilewati total.
Warga sekitaran Jalan Raya Gubeng dikejutkan dengan peristiwa jalan amblas. Sementara Belum diketahui adanya korban yang jatuh akibat peristiwa ini.
Menurut informasi yang dihimpun dari tim Rescue Dinas Damkar Surabaya, peristiwa jalan amblas ini terjadi pada Selasa (18/12) sekitar pukul 21.30 WIB.
Jalan yang amblas tersebut membuat tiang listrik ambruk dan jalan raya di sekitar lumpuh total. Diduga luasan badan jalan yang amblas yakni panjang 100 meter x 20 meter dengan kedalaman sekitar 4-6 meter.
"Ada empat lajur jalan raya dan dua jalan pedestrian ambles," ujar anggota tim Rescue Dinas Damkar Surabaya, Ari Bekti ketika dikonfirmasi.
Demikian info yang dapat kami sampaikan.
Selasa, 11 Desember 2018
ANGGOTA TNI DI KROYOK TUKANG PALKIR || CIRACAS JAKARTA TIMUR
ANGGOTA TNI DI KEROYOK TUKANG PARKIR.
Kronologis:
Pada hari Senin tanggal 10 Desember 2018 pukul 15.30 Wib, Kapten Komarudin (anggota TNI AL berpakaian dinas) beserta anaknya selesai servis motor berencana makan di warung soto kudus samping Indomart Arundina, pada saat hendak parkir anaknya (an. Saka/kelas 3 SD ) bilang kalau knalpot motor berasap.
Kemudian Kapten Komarudin memeriksa bagian mesin motornya (jongkok), saat memeriksa motor salah satu tukang parkir menggeser motornya tanpa sepengetahuannya sampai kepala Kapten Komaruddin terbentur motor sehingga menegur anak parkir tersebut, namun tukang parkir tidak terima hingga terjadi cekcok mulut yang kemudian mengundang perhatian teman-teman tukang parkir lainnya, dan mengeroyok Kapten Komarudin.
Saat ini pelaku pengeroyokan sedang di cari. Di tunggu video permintaan maafnya dengan wajah kebiru biruan.
Lokasi kejadian: Arundina Kec. Ciracas Jakarta Timur.
Demikian info yang dapat kami sampaikan di
Seputarmasarakat
Senin, 10 Desember 2018
KRONOLOGIS DAN KEJADIAN LAKALANTAS DI DEPAN RS. SITI AMINAH BUMIAYU || F...
BREBES – Kecelakaan maut terjadi di depan RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu, Brebes, Senin, 10 Desember 2018. Sopir truk, Roni, 35 tahun, selamat dari peristiwa ini.
Saat ditanya kronologi kejadiannya, Roni mengatakan truk yang dia kendarai sudah mengalami hilang kendali saat turun dari Flyover Kretek, Paguyangan. “Pas turun (flyover) truk sudah tidak bisa dikendalikan. Truk sudah tak oper gigi,” katanya.
Ia mengaku saat menaiki flyover menggunakan gigi dua. Kemudian saat turun dari flyover hendak mengoper gigi tiga, namun tidak bisa. Saat turun itulah, truk mulai tidak bisa dikendalikan. “Sudah mau oper ke gigi tiga tapi tidak bisa. Sudah beberapakali saya injak rem, tapi truk tetap meluncur,” ungkapnya.
Mulai dari situlah, truk bernomor polisi B 9370 YT tersebut truk mulai meluncur tak terkendali hingga menabrak sejumlah kendaraan baik sepeda motor, maupun mobil. Truk akhirnya terhenti di depan RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu setelah menabrak bagian depan bangunan.
Roni mengataan truk yang dikendarainya mengangkut beras. Saat itu sedang dalam perjalanan dari Sragen hendak menuju ke Jakarta. Ia sendiri merupakan warga asal Margasari, Kabupaten Tegal.
Salah satu korban Haryono berpapasan dengan truk di sekitar Jembatan Podol melaju dengan kencang. “Saya pas itu sedang jalan dari Bumiayu mau ke Paguyangan. Ketemu dengan truk di depan RS Haza Medika. Kencang banget,” katanya.
Menurut dia saat melintas truk tidak memberikan tanda klakson maupun lampu kepada pengendara di depannya. “Tidak menyalakan lampu atau klakson samasekali,” imbuh dia.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pasti jumlah korban meninggal maupun luka-luka dalam kecelakaan ini. Namun informasi yang beredar jumlah korban meninggal sementara ada dua orang.
Youtube: Seputar Masarakat
Langganan:
Komentar (Atom)